JDIH Universitas Lampung

Upload Terbaru

Plt Rektor Unila Buka Lokakarya Pembentukan PPDS Obgyn

(Unila): Plt. Rektor Universitas Lampung (Unila) Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed., memberi sambutan sebagai awal dimulainya pembukaan kegiatan Lokakarya Pembentukan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran (FK) Unila, di Ballroom Hotel Raddison, Rabu, 31 Agustus 2022.

Lokakarya Pembentukan PPDS Obgyn merupakan kerja sama FK Unila bersama Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya Mohammad Sofwan Effendi mengatakan, kehadiran PPDS di fakultas kedokteran merupakan kemajuan sekaligus kebutuhan nyata menjawab keterbatasan jumlah dokter spesialis di daerah, khususnya Lampung.

Pendirian PPDS Obgyn adalah salah satu bagian pengembangan fakultas kedokteran dan komitmen Unila menjadi the big ten atau sepuluh terbaik di Indonesia untuk penyelenggaraan fakultas kedokteran dan fakultas-fakultas lainnya.

“Tentu saja ini tidak mudah. Ada banyak universitas di atas Unila atau yang lebih dulu lahir dan harus dikejar,” katanya.

Pendidikan yang menunjang peningkatkan kompetensi di bidang obgyn menjadi hal penting karena FK Unila memiliki akreditasi A sebagai modal awal untuk bergerak lebih maju meningkatkan potensi.

PPDS Obgyn FK Unila nantinya mencetak lulusan dokter yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Provinsi Lampung. Menurut Sofwan, hal itu sesuai dengan visi dan misi Kementerian Kesehatan dalam mewujudkan Program Indonesia Sehat.

Kepada pihak FK Unsri ia berharap, kolaborasi yang dilakukan dapat mempererat kedua belah pihak. Menurutnya, saat ini waktu yang tepat mendorong Unila lebih banyak memproduksi kebutuhan masyarakat di bidang kedokteran dengan biaya terjangkau, salah satunya obgyn.

Alhamdulillah kita bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa mempererat hubungan antara Unila dan Unsri dalam membangun kemitraan, khususnya kemitraan pembentukan PPDS Obgyn,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Unila ini juga berharap, pemda Provinsi Lampung beserta jajaran dapat berkomitmen membangun kebersamaan dengan pihak universitas sekaligus melanjutkan kerja sama sehingga memberi dampak positif bagi Unila dan Provinsi Lampung.

Sementara itu dalam laporannya Dekan FK Unila Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar RW, SKM, M.Kes., mengatakan pembentukan PPDS Obgyn telah melalui beberapa proses. Di antaranya, mendapatkan persetujuan senat Unila, persetujuan FK Unsri selaku fakultas kedokteran pembina, mengadakan presentasi kolegium obgyn, dan menyelenggarakan lokakarya.

Dalam agenda lokakarya juga digelar penandatanganan antara Fakultas Kedokteran Unila, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Fakultas Kedokteran Sriwijaya, serta Rumah Sakit Umum Pusat dr. Mohammad Hoesin. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan rekomendasi pembina kolegium obgyn dan proses pembinaan oleh fakultas kedokteran pembina, FK Unsri.

Lokakarya turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Lampung Dr. Senen Mustakim, M.Si., para wakil rektor Unila, forkopimda Provinsi Lampung, ketua Konsil Kedokteran Indonesia, ketua Kolegium Obgyn Indonesia, ketua Pengurus Pusat Persatuan Obgyn Indonesia, Plt. Dirut RSUP dr. Mohammad Hosein Palembang, direktur RSUDAM, ketua IDI, para ketua organisasi profesi, dekan dan wadek FK Unila dan Unsri. [Humas/Angel]